floating thoughts.

Pada masa-masa seperti ini,

saya merasa tidak mampu berpikir.

Seperti tidak ada yang dapat ditulis selain perasaan tidak mampu.

Waktu tidak mengijinkan saya untuk mengintip lebih jauh dari lima belas menit ke depan.

Biasanya pun tidak, tapi imajinasiku selalu mampu menembus batas-batasnya.

Kali ini tidak.

Bukan gelap,

hanya saja semuanya kabur. Dan saya tidak lagi tahu apa yang menunggu saya di sana.

Pun buatku sebenarnya tidak apa-apa.

Saya cukup bahagia di sini dan sadar pula hal ini pun punya sedikit nilai kebenaran.

Meski bukan nilaiku. Siapa yang pegang kuncinya?

Tapi, hati saya telah lebih dulu berkelana dan tidak ingin kembali.

Udara kota sudah terlalu lama mencekatnya,

pelan-pelan terasa mencekik. Tidak sanggup lagi rasanya berlama-lama.

Mendung sudah.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s