raindrops #3

Saya menemukan kedamaian dalam suatu kesederhanaan,
yang terbagi dalam cerita.

Lewat matamu,
caramu tertawa (ah, langsung terbayang),
gayamu bertutur,
beberapa kata yang kadang hanya bisa kau gumamkan,
kata yang kau ucapkan dengan bangga,
kamu dan pemikiranmu.

“Buat saya itu gak apa.
Asalkan masih bisa kami bicara tentang hal-hal yang penting bagi kami.
Tentang perjuangan-perjuangan kami,
nilai-nilai hidup,
soal ideologi,
masalah-masalah sosial yang meresahkan kami.

Itu sudah.
Tidak ada yang mendesak perlu ditambahkan ke dalamnya.

Hal-hal seperti perasaan
atau
semisal bagaimana kami harus bersikap tentang orang-orang lain yang menghampiri hidup kami,
itu adalah pergulatan masing-masing.”

Karena,

betul. Itu sudah.

 

“When I say, “I love you,” it’s not because I want you or because I can’t have you. It has nothing to do with me. I love what you are, what you do, how you try. I’ve seen you kindness and your strength. I’ve seen the best and the worst of you. And I understand with perfect clarity exactly what you are. You’re one hell of a person (Spike to Buffy, with alterations)

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s